Minggu, 15 November 2020

31

Sang Pembangun by Ridwan Fauzi

Berada di negeri kepulauan,negeri indah penuh kekayaan.Memiliki jutaan bibit unggul,yang diharap siap memukul.Bibit-bibit tak suka paksaan,mereka hidup dengan hiburan,meski haus akan pendidikan.Berilah permainan terselip pelajaran.Bermain dapat membangun moral,dengan dampingan yang loyal.Bermain dapat membangun spiritual,dengan...
1

Nestapa Belajar dan Iman by Muhammad Raffi Athallah Miraza

Setetes rindu menetes ke bilik hati, kekelaman tiada kirana terbejanaNetraku tiada daya dan upaya, seakan dilalap oleh virus resah Uraian mata terus menusuk qalbu, palung hatiku tak letih berderu Akan dosa lekat laksana debu, riak air pun mengiringi seakan berlaluBekal apa yang bisa mempertahankan setiap langkahku Resah,...
0

Kecil Tapi Bermakna by Luthfita Chairani Fatihah

Putra-putri pelosok daerah Semangat juangmu amat bergairah Tuk menempuh ilmu di sekolah Pun bersenda gurau dengan kawannya entahCanda tawamu tampak sumringah Riang gembira nya dihampiri orang asing datang Mereka bak penolong dan teman senda gurauBelajar menjadi suka cita, meski banyak halang rintangKalian...
1

Penggerak Kebenaran by Indra Suparlan

Menyair sebuah iramaMengabadikan lentera jiwaBergerak sesuai komando Membuat orang terbawa dan terinspirasiSangat Pandai dalam berbicara Memahami setiap makna Demi menyuarakan kebenaran Tanpa kekerasanDibalik untaian kain berkancingTergambarkan identitas kebanggaanKalian sampaikan kegelisahannya Kalian...
24

Bangun Untuk Berdiri by Immanuella Senja Dwi Febriani

 “Hai, sedang apa? Di mana salammu? Mengapa salamku tak kau jawab? Apakah kau dalam abandonemen? Atau kau tak paham ethos? Cukup tanah tumpah darah saja yang terbelangkalai Jangan kau,” kata mereka tentangkuAku memang masih pandir Kosong adab, rendah akidah Tapi, masih sanggup...
0

Spiritualitas Yang Terenggut by Imanisa Inner Putri

Kawan, Genggamanmu yang berubah Isi hatimu yang terjajah Keinginanmu yang sebatas tentang duniaPencapaianmu hanya tipuan semataSaat terpenuhi segala keinginanAkan datang berbagai kehampaan Sungguh, yang sebenarnya kau butuhkan Ialah ketenangan bukan kepuasanKawan, Akan ku katakan, kejarlah cita-cita Tanpa...
0

Doa Mu Senantiasa Bersama Ku by Hafsyah Ranita

Hari demi hari ku lalui dengan keteguhan hariAwan hitam datang coba menghalangi jalan kuFatamorgana terus menggoda mimpi dan khayalan kuSeiring tidur malam ku,Yang nyenyakAkan dinginnya malamHanya doa mu mama papaRaih semua cita dan cintakuAngan yang kini nyata ku gapaiNamun semua itu takkan mungkin ku raihIndahnya hidup...
27

Khayalan Palsu untuk Anak-anak Kami by Feliciano Lucky Pratama

Anak-anak kamiYang akan menghancurkanSetiap ironi dalam perkumpulanYang akan melestarikanSetiap petuah bijaksana kamiYang akan meluruskan Setiap kemunafikan yang menyeringaiYang akan melawanSetiap pergulatan konflik tiada hentiYang akan menyembuhkanSetiap pertentangan para sanubariAnak-anak kamiYang siap menjauhkanSeluruh...
0

Ayu Akal dan Kalbu by Dwi Anjeli P

Dulu negeri ini terang benderangLayaknya bagaskara yang setiap hari menyinariDulu negeri ini berpikiran luasSeluas nabastala alam semestaSekarang negeri ini gelap gulita tanpa ada lenteraSekarang negeri ini tak lagi damai bagaikan serayuSekarang negeri ini tak lagi kalis SeSekarang negeri ini lebih banyak menangisHai anak...
36

Kunci Penerus Bangsa by Dea Ferbiliana Fajri

Zaman seakan lupa dengan keadaan,Sejarah hanyalah dongeng yang diabaikan,Merasa paling hebat dalam pengetahuan,Merasa paling pintar dalam pemikiran.Semua semakin terlihat buas,Norma mulai terkikis,Moral mulai menipis,Inikah kemajuan zaman?Perubahan adalah hal yang pasti,Kemajuan zaman tidak bisa dihindari,Kuatkan benteng...
38

Pemuda Pemudi Harapan Bangsa by Azritamara Shalsadila

Ku kayuh biduk ditengah muara Kemudi ku patah ditengah lautan Ku langkahkan kaki selangkah demi selangkah Untuk menggapai sebuah tujuan Bentangan langit biru menyinari mataLautan luas tiada tepinya Keagungan Tuhan sangatlah nyata Demi mewujudkan harapan bangsa Matahari berputar pada porosnyaPlanet-planet...
0

Kita Adalah Anak Alam by April Lia

Kita satu ibu Satu rahim dalam kandungan pertiwiKita adalah kata yang sunyiMenyeruak menghempas ingar bingar kehampaan negeriKita adalah anak alamAnak negeri yang ingin berdikariKita satu semestaMenyapa rembulanMenyapa bintangMenyapa matahariKita adalah anak yang diciptakan oleh tangan TuhanTuhan pemilik raga yang...
0

Anak Baru? by Dinda Putri Rahmawati

Anak Baru?Kicauan burung menenangkan hati, embun menempel di daun, dingin menyeruak ke dalam tulang. Seorang gadis remaja sedang duduk di jendela kamarnya, menikmati semua suasana itu. Hahh, terasa sangat tenang hati ini, batinnya.***“ARINII!”Teriak sebuah suara mengagetkannya, ternyata sudah setengah jam dia duduk disitu,...
0

Teka - teki Di Antara Kita by Ilham Maulana

 Teka – teki Di Antara Kita“Whooaaam, ngantuknya hari ini, kemarin abis nugas ampe jam pagi. Dan sekarang keadaan masih jam 10 malah di sekolahan lagi. Kapan sih cepet pulang!” geram Ijul saat jam istirahat.***Malam yang sunyi ditemani sang rembulan bintang yang setia membersamai. Ijul dan Tole duduk bersandar di...
14

Lentera by Azizah Nuraina Fatwaturrohmah

LenteraPagi tersambut hujan, membuat matahari tak mendapat kesempatan untuk menampakkan diri memberi sinar jingganya. Namun, bagi Syifa ini tak menyurutkan semangatnya untuk kembali berpetualang di dunia pedalaman. Syifa selain menjadi mahasiswa PGSD semester 5, ia juga seorang pengajar para anak-anak di daerah pedalaman....
9

Belajar dari Kisah yang Telah Ada by Yunan Sari Lingga Buana

 Belajar dari Kisah yang Telah AdaSuara kicauan burung dari rekaman suara membuat minggu pagi bagi kedua insanberbeda jenis tersebut menjadi damai. Kemudian salah satu dari mereka membawa sarapan kemeja di ruang keluarga. Saat mereka akan menyantap hidangan tersebut, tiba-tiba terdengarsuara teriakan seorang gadis...
0

Nasihat by Tika Kurnia Amaliyah

 Nasihat“Nadeem!” suara Bu Alia memanggil. Aku maju ke depan kelas, mengambil kertas hasilulangan harian matematika. Kulipat kertas itu dan segera kembali ke tempat duduk. Gagallagi, gumamku. Ku lihat raut wajah gembira teman-teman di sekitarku. 100, 90, 85, 80. Dapatku lihat nilai-nilai itu dari secarik kertas yang...
59

Langit yang Tak Sama by Mutiah

 Langit yang Tak SamaAku berjalan memecah kesunyian malam dengan deru nafas dan helaan penat, kucobamenelusuri jalan. Hatiku terasa sesak sedang fikirku, berkelana bagai tau bagaimanamenambah beban. Kini aku sampai dipersimpangan jalan yang tak jauh lagi akanmenghantarkanku ke sebuah tempat yang dinamakan rumah. Lucu...
0

Arif Tidak Selalu Bijaksana by Mulyana

 ARIF TIDAK SELALU BIJAKSANAMalam itu bulan nampak malu tuk menyinari bumi yang diselumuti awan gelap nankelabu. Desir angin yang dingin seakan menusuk kulit dengan tajamnya. Kilatan petir dan suaraguruh menambah kesunyian malam. Mungkin tak lama lagi hujan kan turun.Aku berdiri di jalan setapak yang gelap nan sunyi....
0

Kenangan untuk Anak-Anak by Muhammad Zhafran Bahij

Kenangan untuk Anak-AnakAnak-anak merupakan seseorang yang akan menjadi remaja. Remaja adalah seseorangyang akan menjadi pemuda. Lalu, pemuda adalah seseorang yang akan membawa perubahanpada bangsa ini baik secara positif maupun negatif. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwaanak-anak akan membawa perubahan pada bangsa...